Perbedaaan EM4 dan MOL, Bahan Pembuat Kompos

Untuk mempercepat penguraian sampah organik menjadi pupuk kompos, kita membutuhkan bahan tambahan yang mengandung mikroorganisme. Tentunya sobat kebun sudah familiar dengan EM4 dan MOL. Kedua bahan ini sering digunakan dalam proses pembuatan kompos. Nah tau gak sih perbedaaan antara EM4 dengan MOL? Yuk kita bahas perbedaaanya dibawah.



EM4

EM4 merupakan larutan yang mengandung banyak mikroorganisme atau bakteri, salah satu aktivator yang dapat membantu mempercepat proses pengkomposan. Jenis mikroorganisme yang ada dalam EM biasanya terdiri dari kelompok yeast atau ragi, bakteri fotosintesis, bakteri asam laktat, dan actinomycetes, yaitu bakteri yang sifat-sifatnya menyerupai jamur.


Larutan EM4 mudah untuk didapatkan, karena hampir tersedia di semua toko pertanian. Biasanya larutan EM4 dijual dengan kemasan 1 liter. 



MOL

MOL adalah larutan yang berisi berarti mikroorganisme pengurai yang berasal dari bahan-bahan yang ada di sekitar kita. MOL diperoleh melalui fermentasi bahan-bahan sumber mikroorganisme, misalnya air kelapa, air cucian beras, kulit pisang, urin ternak, sayur atau buah busuk. Bakteri yang terkandung dalam MOL tidak diketahui. Tapi bakteri atau mikroorganisme tersebut tetap bisa digunakan untuk proses mengkomposan atau pun langsung digunakan untuk pemupukan tanah, karena hasil fermentasi MOL sudah mengandung zat-zat yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman.


Untuk MOL biasanya dibuat mandiri sesuai bahan-bahan yang tersedia dan untuk proses fermentasinya membutuhkan waktu. 



Nah sudah tau bedanya kan sobat kebun. Penggunaan EM4 atau MOL bisa disesuaikan dengan kebutuhan kalian. Jika ingin instan bisa pakai EM4, walaupun beberapa MOL yang sudah jadi ada yang jual juga. Tapi jika ingin memanfaatkan bahan-bahan sisa organik dan memiliki banyak waktu, tidak ada salahnya untuk membuat MOL sendiri. 

إرسال تعليق (0)
أحدث أقدم